Manusia dan Keindahan

               Allah menciptakan dunia ini dengan segala keindahan. Banyak sekali keindahan yang bisa kita temukan, dimulai dari keindahan alam, keindahan diri, keindahan akhlak, dan keindahan budaya. Banyak sekali budaya yang ada di dunia ini. Jutaan budaya menghiasi bumi kita ini. Di Indonesia saja, terdapat ratusan budaya yang masing-masing memiliki keindahan tersendiri. Keindahan ini dapat dinikmati dan dirasakan oleh kita. Kita harus menjaga keindahan dan melestarikan keindahan yang sudah Allah berikan kepada kita. Salah satunya adalah Tari Gandrung, yang merupakan keindahan budaya Indonesia……

               Ketika kita mendengar Tari Gandrung, pasti kita merasa asing. Tentu saja, itu semua bisa terjadi karena masyarakat sekarang kurang peduli dengan budaya sendiri. Mereka lebih bangga jika mengenal budaya Barat dibanding dengan padahal budaya sendiri. Padahal, di negeri kita ini banyak sekali keragaman budaya yang sangat beragam dan sangat indah jika kita memerhatikannya dengan seksama. Ini bisa terjadi juga karena lemahnya fungsi media yang sekarang lebih cenderung menampilkan sesuatu yang bisa menghasilkan popularitas saja. Pada sesi ini, penulis akan menjelas kan tentang Tari Gandrung……

 

1.Sejarah Tari Gandrung

Gandrung => kepesonaan masyarakat terhadap Dewi Sri, Dewi Padi yang membawa berkah..
Dulu di daerah Banyuwangi, ada seorang anak kecil yang lahir tanggal 5 Juli 1884, yang pada tahun 1894, ketika itu sedang berumur 10 tahun mengalami sakit parah yang bernama Semi. Penyakit ini tidak kunjung sembuh. Akhirnya sang ibu membawa Semi ke dukun dan orang-orang pintar. Namun, Semi tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Kemudian ibunya bernazar, kalau anaknya sembuh, dia akan menjadikan anaknya sebagai seblang, tari tradisi masyarakat untuk menolak bala. Kemudian anaknya pun sembuh dari penyakitnya, akhirnya Semi pun memulai babak baru sebagai penari Gandrung….
Sebenarnya, tari Gandrung dilakuka oleh kaum pria yang didandani seperti wanita. Karena pengaruh Islam yang kuat, akhirnya penari pria pun tidak ada lagi.

2.Kostum yang Digunakan

2.a.Bagian Atas
Bagian kepala dihiasi oleh sebuah mahkota yang disebut Omprok, yang dibuat dari kulit kerbau, ornamen berwarna emas, dan dihiasi dengan ornamen berwarna merah yang diberi ornamen tokoh Antasenna
Ornamen perak mengesankan penari, berwajah bulat telur.
Kesan magis akan tampak setelah Hio dipasangkan pada Omprok

2.b.Bagian Tubuh
Memakai baju warna hitam yang dibuat dari beludru yang dihias dengan ornamen emas dan manik-manik.
Leher : dipasang ilat-ilatan yang menutupi tengah dada dan penghias bagian atas.
Lengan : dipasang dengan sebuah kelat bahu.
Pinggang : dipasang ikat pinggang dan sembong
Bahu : dipasangkan selendang

2.c.Bagian Bawah
Menggunakan kain batik dan kaus kaki.

3.Bagian-bagian dalam Tari Gandrung
Dalam pelaksanaannya, tari Gandrung memiliki tahapan2 tersendiri. Tari Gandrung memiliki 3 tahapan.

3.1. Jejer
Penari menyanyikan beberapa lagu yang menandakan pembuka tari….

3.2. Maju
Pada sesi ini, penari akan menggunakan selendangnya untuk menarik salah satu penonton yang kemudian akan diajaknya menari di tengah2 pertunjukkan dengan gerakan yang menggoda syahwat. Kegiatan ini berlangsung dari malam hingga subuh.

3.3. Seblang Subuh
Ini adalah sesi penutup dari Tari Seblang. Setelah beristirahat, maka penari akan menari dengan penuh penghayatan. Ada yang membawa kipas ada juga yang tidak membawa kipas. Suasana mistis sangat terasa pada bagian ini, karena berhubungan dengan tradisi seblang.

4.Musik Pengiring
Pada Tari Gandrung Banyuwangi, biasanya akan diiringi dengan gong, biola, triangle, kendang, dan sepasang kethuk

@Opini :
Tari Gandrung adalah tari yang sangat menarik dilakukan. Tari ini memiliki ciri khas yang terdapat pada pakaian dan cara melakukannya. Sangat ironis jika kita, sebagai warga negara Indonesia tidak mengetahui tari ciri khas daerah Banyuwangi ini. Keindahan ini merupakan karunia Allah yang sangat besar. Allah memberikan manusia akal dan dengan akal itu, manusia dapat menciptakan suatu keindahan budaya yang sangat sulit diciptakan ini. jadi selayaknya kita mensyukuri atas karunia Allah atas segala keindahan yang telah diberikan-Nya kepada kita.

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Gandrung_Banyuwangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s